Modul 5 – Teknik Rekayasa Sosial dan Tindakan Pencegahan
Pendahuluan: Memahami Psikologi di Balik Serangan Sebelum melancarkan serangan fisik atau digital, seorang pelaku rekayasa sosial ( social engineer ) akan melakukan fase Reconnaissance (pengintaian). Mereka mengumpulkan kepingan informasi dari situs web resmi, laporan tahunan, iklan lowongan kerja, hingga diskusi di media sosial karyawan. Data-data yang tampak sepele ini kemudian dirangkai untuk memetakan struktur organisasi. Berbeda dengan peretasan teknis yang mencari celah pada software , rekayasa sosial mengeksploitasi "The Human Element" —yang sering dianggap sebagai mata rantai terlemah dalam keamanan. Penyerang memanipulasi emosi dan psikologi manusia agar korban secara sukarela memberikan akses atau informasi rahasia. Dengan metode seperti impersonation (penyamaran), tailgating (mengikuti karyawan masuk ke area terlarang), atau reverse social engineering (membuat korban mencari penyerang untuk meminta bantuan), pelaku berhasi...