Panduan Instalasi Wazuh Manager di Ubuntu Server

 Universitas Atma Jaya Yogyakarta ...


Wazuh adalah platform keamanan open-source yang digunakan untuk monitoring endpoint, deteksi ancaman, serta analisis keamanan secara terpusat.
Panduan ini menjelaskan proses instalasi Wazuh Manager dari tahap awal hingga menambahkan agent melalui antarmuka web.


1. Persiapan Sistem

Pastikan sistem telah ter-update dan memenuhi kebutuhan minimum sebelum instalasi.

sudo apt update && sudo apt upgrade -y

Setelah itu, periksa kapasitas disk dan lakukan ekspansi volume jika diperlukan.


Perintah berikut digunakan untuk memperbesar logical volume /dev/mapper/ubuntu--vg-ubuntu--lv:

sudo lvextend -r -l +100%FREE /dev/mapper/ubuntu--vg-ubuntu--lv

Output menunjukkan bahwa ukuran filesystem meningkat menjadi 27 GB dan tersedia ruang kosong sekitar 23 GB.


2. Konfigurasi Jaringan

Pastikan interface jaringan sudah aktif dan memperoleh IP address.

sudo ip link set enp0s8 up
sudo dhclient enp0s8
ip a

Dari hasil pengecekan:
  • Interface enp0s3 memiliki IP 192.168.56.107 (digunakan sebagai Wazuh Server).

  • Interface enp0s8 mendapatkan IP 192.168.1.8.


🧩 3. Instalasi Paket Pendukung

Beberapa paket dasar diperlukan agar sistem dapat berjalan dengan baik, salah satunya DHCP client:

sudo apt install isc-dhcp-client -y


Proses instalasi berhasil tanpa error, ditunjukkan dengan pesan “Setting up isc-dhcp-client” dan “Running kernel seems to be up-to-date.”


🔧 4. Instalasi Wazuh Manager

Unduh installer resmi Wazuh dan jalankan script instalasinya:

curl -sO https://packages.wazuh.com/4.13/wazuh-install.sh
sudo bash ./wazuh-install.sh -a

Installer menampilkan informasi versi Wazuh 4.13.1, serta memastikan hardware memenuhi syarat minimum.

Pesan penting yang muncul:
“Wazuh web interface port will be 443.”
Ini menunjukkan bahwa dashboard Wazuh akan dapat diakses melalui HTTPS port 443.


🧠 5. Verifikasi Konfigurasi Kernel dan Sysctl

Setelah instalasi selesai, terapkan konfigurasi kernel yang diperlukan:

sudo sysctl --system

Konfigurasi dari file /etc/sysctl.d/99-wazuh.conf berhasil diterapkan, termasuk:

  • kernel.kptr_restrict=1

  • fs.protected_hardlinks=1

  • fs.protected_symlinks=1

  • vm.max_map_count=262144

Parameter tersebut memastikan sistem menjalankan pengamanan kernel yang direkomendasikan.


🔐 6. Kredensial Default Wazuh

Setelah instalasi selesai, script menampilkan ringkasan akses:

You can access the web interface https://<wazuh-dashboard-ip>:443
User: admin
Password: ********
Installation finished.

Kredensial ini digunakan untuk login pertama kali ke dashboard.


🌍 7. Akses Wazuh Web Interface

Buka browser dan akses alamat berikut:

https://192.168.56.107

Dashboard Wazuh akan muncul dengan tampilan awal seperti:

  • No agents registered

  • Tombol Deploy new agent


🧑‍💻 8. Deploy Wazuh Agent

Klik tombol Deploy new agent pada dashboard.
Pilih sistem operasi yang akan digunakan oleh agent (Linux/Windows), kemudian masukkan alamat Wazuh Server:

Contoh:
Server address: 192.168.56.107

Unduh installer sesuai arsitektur OS:

  • Linux → file .deb atau .rpm

  • Windows → file .msi

Setelah agent diinstal pada endpoint, agent akan muncul di menu:
Endpoints → Agents


⚠️ 9. Verifikasi Status Agent

Masuk ke menu Endpoints untuk melihat status agent.
Pada contoh terdapat agent bernama agent_jett_12 dengan status “never connected”, menandakan agent belum berhasil terhubung.

Pastikan firewall mengizinkan port berikut:

  • 1514/tcp → komunikasi data

  • 1515/tcp → registrasi agent

Lalu cek status agent di sisi client:

sudo systemctl status wazuh-agent

Pastikan service dalam keadaan active (running).


✅ 10. Kesimpulan

Melalui langkah-langkah di atas, kamu telah berhasil:

  • Menyiapkan Ubuntu Server serta memperluas kapasitas disk.

  • Mengonfigurasi jaringan dan menginstal paket pendukung.

  • Menginstal Wazuh Manager menggunakan script resmi.

  • Mengakses dashboard Wazuh Web di https://192.168.56.107.

  • Menambahkan dan memantau agent endpoint melalui antarmuka web.

Dengan konfigurasi ini, sistem sudah siap digunakan untuk monitoring keamanan jaringan dan endpoint secara real-time.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keamanan Fisik Lab Komputer Mahasiswa: Studi Kasus Penerapan Komprehensif

Modul 3 — Ancaman Keamanan Informasi & Penilaian Kerentanan

Panduan Instalasi Suricata